NILAI-NILAI KEISLAMAN, KEBANGSAAN DAN KEUMMATAN | Part-8

يا من يروم العلا

NILAI-NILAI KEISLAMAN, KEBANGSAAN DAN KEUMMATAN DALAM SYAIR, NASYID, MARS DAN LAGU-LAGU KARYA   MAULANASSYAIKH  TGKH. MUHAMMAD  ZAINUDDIN ABDUL MADJID AL-ANFANANY AL-MASYHUR

Oleh:  Prof. Dr. TGH.  Fahrurrozi Dahlan. QH., MA
(Guru Besar UIN Mataram | Alumni MDQH Ke-33  | Sekjend PB NW)

Bagian kedelapan: القسم الثامن

يا من يروم العلا

AD PLACEMENT

يا من يروم العلا دنيا وفى آخرة
اطلب فنون العلوم فى مدى الزمن

اطلب بجد ولا تكسل ولا تهن
إن العلوم تكون احسن السفن

اخا العلا لا يتم العلم الا اذا
طلبته مخلصا بنهضة الوطن

فانها اقدم مدارس الوطن
فيها الاساتذة الاكفا ذوو فطن

AD PLACEMENT

فيها العلوم كذا مكارم الخلق
وقد تخرج منها انجم الوطن

فيها الشريعة والحقيقة الحسنة
فيها طريقتنا من اعظم المنن

والنحو والصرف والفقه الأصول الفلك
مع البلاغة والتفسير والسنن

فيها اللغات مع الحساب والهندسة
والجير والكيميا جغرافيا الوطن

AD PLACEMENT

واعلم أخي أننا فى زمن الفتن
حتى يروا حسنا ما ليس بالحسن

والجهل فى الناس قد فشا وطم وعم
حتى علا فوق زروة الجبل رنجانى

فكل من فسر القران مع جهله

بالنحو والصرف انه ابو الفتن
واتخذوا الرؤسا الجهال والفسفة

فنشروا فتنة الدجال فى المدن
فالله يعصمنا من شرهم ابدا

والله يعلم المفسد من المحسن
فاطلب هداية مولانا العلى ابدا

وألزم قراءة حزب نهضة الوطن

Terjemahan:
HAI PENGHARAP KEMULIAAN
(lagunya sesuai lagu dalan teks Arab (terjemah Majlis Alaufiya wal uqola’)

Wahai pengharap kemulian dunia akhirat
Tuntutlah beragam ilmu di sepanjanh saat
Tuntut dengan kesungguhan janganlah bermalasan
Sungguh ilmu itu sebaik pelayaran.
Pemilik kemuliaan, ilmu tak tersempurnakan
Kecuali menuntutnya ikhlas di Nahdlatul Wathan
Kerena Nahdlatul Wathan madrasah yang terdepan
Guru-gurunya cermat pemilik kecerdasan.

Diajarkan beragam ilmu keteladanan
Lulusannya terbukti bak bintang bertaburan.

Diajarkan syariat, hakikat yang terpuji
Juga Thariqat kita karunia yang tertinggi

Diajarkan Nahwu an sharef ushulul fiqih
Falaq, balagah, tafsir, dan juga tentu sunnah

Diajarkan Bahasa Ilmu Matematika
Teknik, aljabar, Kimia, juga Geografinya

Ketahuilah Saudara, kita di zaman fitnah
Hingga kebaikan tak lagi terlihat indah

Bodoh dan pembodohan merata di negeri
sehingga fitnahnya melewati puncak Rinjani

Siapa tafsirkan Qur’an tanpa Nahwu sharefnya
Ialah sesungguhnya bapak fitnah nan nyata

Dipilihnya pemimpin bodoh lagi pendosa
Lantas fitnah Dajjal di seantero merata

Allah menjaga kita dari keburukannya
Allah tahu perusak dan yang baik tingkahnya

Ikutilah petunjuk Maulanal Aly selamanya
Hizib Nahdlatul Wathan rajinlah membacanya.

Prolog:

Kata Kunci dari lagu ini adalah Menggapai Kemulian, menggapai kesuksesan.
Tawaran peraksis yang ditawarkan oleh Maulanassyaikh adalah kemuliaan dengan pendidikan.
Pendidikan yang kreatif dimulai dari nawaitu yang baik dan motivasi yang bijak.
Pendidikan integratif menjadi tawaran yang paling realistis untuk era globalisasi dan era millenial yang sudah sejak puluhan tahun telah dikonsep oleh Maulanassyaikh.
Syair ini menjelaskan tentang kesemua itu.

A. Historisitas Nasyid Ya Man Yaruumul ula

Lagu ini sering disenandungkan oleh santri NWDI dan Santri NBDI dan Santri NW di setiap era dan episode pendidikan di NW.
Lagu syair ini adalah syair lagu yang paling panjang yang disusun oleh Maulanassyaikh.
Syair ini memberikan keterangan sejarah otentik NWDI dengan menyebutkan secara langsung oleh Maulanassyaikh SEBAGAI MADRASAH PALING DAHULU didirikan dalam bentuk klasikan -modern. Hal ini dinyatakan oleh Maulanassyaikh:
فإنها اقدم مدارس الوطن
Sesungguhnya Madrasah NWDI adalah madrasah yang paling dahulu di bumi tanah air Lombok ini.
Syair ini bisa jadi ditulis oleh Maulanassyaikh di era-era tahun 1960-an. Di mana Era-era tersebut Sasak Lombok sangat terbelakang dari berbagai dimensi. Terutama aspek pendidikan. Maka NW lahir dan muncul untuk memberikan peluang untuk anak anak Sasak dalam rangka meraih pendidikan.

B. Nilai Keislaman dalam Nasyid Ya Man Yarumu:

Ada ungkapan Maulanassyaikh dalam syair ini:
Siapa saja yang menginginkan Dunia dan akhirat:
يا من يروم العلا دنيا وفى آخرة اطلب فنون العلوم فى مدى الزمن
Ungkapan Funun alulum: memberikan penjelasan bahwa semua warga islam harus dapat menguasai beragam ilmu pengetahuan baik pengetahuan agama maupun pengetahuan umum.

C. Nilai kebangsaan dalam nasyid ya man yaruumul ula:

Maulanassyaikh menjelaskan pentingnya integrasi keilmuan. Integrasi keilmuan yang dimaksud oleh Maulanassyaikh adalah menggabungkan sistem pendidikan yang tidak melulu mempelajari agama namun juga mempelajari hal-hal yang terkait kebangsaan dan kesejahteraan.
Maulanassyaikh menyebut ilmu agama semisal : Nahwu Sharef, balaghah. Fiqh. Ushul fiqh. Qur’an, Hadis,
Maulanassyaikh menyebut ilmu-ilmu umum semisal:
Bahasa. Sastra. Kimia. Geografi. Matematika. Arsitek. Balaghah. Aljabar. dll.

Ini menjelaskan bahwa Maulanassyaikh peka dengan realitas masyarakat Indonesia yang harus menguasai ilmu ilmu yanv terkait dengan kemajuan bangsa dan negara.

D. Nilai keummatan dalam Nasyid Ya Man Yaruumul Ula:

Maulanassyaikh menjelaskan tentang era zaman ini adalah zamab fitnah. Zaman banyak cobaan banyak rintangan kehidupan kemanusiaan.
Fitnah meraja lela. Keadilan tak menjadi perisai hukum, banyak para dai yang tak faham agama. Tak faham metode dakwah.
Orang orang yang menafsir al-quran dengan kebodohannya maka mereka adalah abul fitani. Bapak fitnah. Sumber malapetaka kehidupan yang Maulanassyaikh menyebutnya: ABUL FITANI.
untuk terhindar dari mara bahaya dan malapetaka itu perbanyaklah baca Hizib dalam setiap waktu dan kesempatan nincaya kita selamat dari berbagai cobaan tersebut.
Carilah petunjuk Allah itu dengan memperbanyak baca Hizib Nahdlatul Wathan.

Epilog:
NW: Madrasah Klasikal yang menginspirasi berdirinya madrasah madrasah di NTB.
NW: mengajarkan untuk menuntut ilmu dengan penuh keikhlasan.
NW: lembaga pendidikan sosial dan dakwah yang secara sanad keilmuan langsung dari Maulanassyaikh.
NW: Model lembaga yang mengintegrasikan ilmu agama dengan ilmu umum.
NW: lambang kejayaan kemanusiaan dengan mengedepankan ilmu pengetahuan dan moralitas sebagai role model kemajuan bangsa dan agama.
NW: selalu eksis dalam berbagai terpaan badai. Badai tahun 1977/ badai 82/ badai 1997/ badai muktamar tahun 1998 badai reformasi 1999, badai tahun 2000. Badai Adminiatrasi Ke-NW-an 2014. Dst.

Badai badai itu tetap indah dalam setiap waktu dan kesempatan nanti.

AD PLACEMENT

NW ONLINE

366 Topics
Tampilkan Lebih
Follow Sosmed Kami
Chat WhatsApp
WhatsApp