Nahdlatul Wathan Selalu Mengajak Beramal/Bershodaqoh

oleh -1 views

NW Online | Rabu, 06 Februari 2019 13:00

Pena Thullab. Catatan Ngaji pagi MDQH NW Anjani 

Rabu, 30 Jumadil Awal 1440 H / 06 Februari 2019 M

Oleh : TGH. Ihsan Safar, QH., SS.

Mengenai tentang beramal shaleh/shadaqoh, ada sebuah ucapan atau perkataan pepatah yang seringkali kita dengar dan bahkan sering kita ucapkan yaitu “Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah”

Sesungguhnya ibadah merupakan sarana pengabdian hamba kepada sang penciptanya (Allah swt). Dan shodaqoh dalam Islam merupakan satu buah bentuk ibadah yang menjadi salah satu perintah untuk semua ummat Islam dan semua orang yg beriman.

Allah swt berfirman:

مثل الذين ينفقون أموالهم في سبيل الله كمثل حبة أنبتت سبع سنابل في كل سنبلة ما ئة حبة ، والله يضاعف لمن يشاء والله واسع عليم

Artinya: “Perumpamaan orang yg menafkahkan hartanya di jalan Allah swt adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yg Dia kehendaki dan Allah Maha Luas (karunianya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqaroh:261)

Melalui ayat di atas sudah jelas kenapa Maulana Syaikh sebagai sosok ulama kharismatik sekaligus sebagai pendiri organisasi terbesar di NTB yaitu organisasi Nahdlatul Wathan selalu mengajak bershadaqah/beramal untuk membangun madras ataupun masjid sehingga beliau digelari dengan sebutan sebagai Abul Madaris wal Masajid (Bapak Madrasah dan Masjid).

Bisa saja dengan karomah yang dimiliki oleh Maulan Syaikh membangun madrasah sendiri, tanpa harus meminta bantuan dari jama’ah, akan tetapi beliau tdk menginginkan hal tersebut,karena yang beliau inginkan adalah semua kaum muslimin/muslimat wabil khususnya warga Nahdlatul Wathan agar bersama-sama untuk beribadah dan masuk syurga bigoiri hisab sebagaimana do’a beliau di setiap pengajian beliau.

Bahkan salah satu sunnatan hasanatan (tradisi baik) yang di tinggalkan oleh Maulana Syaikh dari sejak dulu sampai sekarang yang selalu kita saksikan di setiap akhir acara pengajian Nahdlatul Wathan , yaitu “Melontar” (jamaah beramal/bershodaqoh dengan cara melontarkan uang ke depan).

Adapun manfaat atau faedah dari sedekah banyak sekali. Diantaranya adalah sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Sedekah dari seorang muslim meningkatkan (hartanya) dimasa kehidupannya. Dan juga meringankan kepedihan saat sakaratulmaut serta menghilangkan perasaan sombong dan egois.

Melalui hadits di atas, manfaat dari shodaqah itu bias membuat orang menjadi kaya, meringankan sakaratul maut, serta menghilangkan sifat sombong dan egois.

Di dalam hadits lain Rasullah SAW bersabda:

اتقوا النار ولو بشق تمرة

“Jagalah diri kalian dari api neraka, walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma.” (HR. Mutafaqqun ‘alaih)

Wallahu a’lamu bis shawab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *