NAHDLTUL WATHAN DAN BAI’AT: PENGIKAT EMOSIONAL DAN KETEGUHAN PRINSIP BER-NAHDLATUL WATHAN.

oleh -1 views

Melanggar bai’at melanggar sumpah
Melanggar iqrar melanggar perintah
Tidak peduli hubungan musnah
Tidak peduli Qur’an dan Sunnah
(Kyai Hamzanwadi, Wasiat Renungan Massa Renungan Pengalaman Baru , Pancor: Toko Kita, Cetakan ke-4. Wasiat no.137. h. 54)

Khianat sumpah khianat bai’at
Sangat bahaya dunia akhirat
Banyak terbukti banyak terlihat
Imannya mati taqwanya melarat
(Wasiat no. 141)

Aduh Sayang!
Dulu banyak yang bai’at
Waktu ijazah dan nerima thoriqot
Sanggup membela selama hayat
Sehidup semati sampai akhirat 
(Wasiat No:11. h. 91)

Aduh Sayang!
Tapi sekarang jarang kulihat
Menepati janji, menepati bai’at
Apakah masih ada yang ingat…!
Ataukah sudah terbuang di ”Erat” ?
(Wasiat no: 12, h. 91)

Bahwa Saiful Haq do’a pemuda
Diijazahkan dengan bai’atnya
Sanggup membela penuh setia
Tapi sekarang apa kabarnya? 
(Wasiat no: 13.h.92)

Wahai anakku jama’ah thariqat
Janganlah lupa syari’at
Ingatlah selalu kandungan BAI’AT
Mudahan selamat dunia akhirat 
(Wasiat No: 72 h. 109)

• FILOSOFI BAI’AT

Di dalam setiap kesempatan, pendiri NWDi, NBDI dan NW selalu mempertegas ke-NW-an seluruh murid-murid beliau dengan memperteguh prinsip keimanan dan ketaqwaan melalui konsep perjuangan dan pergerakan organisasi NW yang terakumulasi pada goal utama perjuangan NW itu sendiri:
لإعلاء كلمة الله وعزّالإسلام والمسلمين

Untuk memperkokoh dan menjunjung tinggi penegakan hukum dan ketetapan allah dan tercapainya kemuliaan dan kehebatan islam serta pemeluknya”. Upaya strategis yang dilakukan oleh TGKH.M. Zainuddin Abdul Madjid dalam menjalankan Roda Perjuangan dan Pergerakan Restovasi ummat melalui Organisasi Nahdlatul Wathan yaitu melalui “Komitment dan Janji” setia untuk berjuang bersama dalam Tubuh dan Jiwa Raga Perjuangan yang sama, demi tercapainya Obsesi yang Visioner dalam Perjuangan, yang Lazim disebut oleh warga Nahdlatul Wathan dengan istilah “BAI’AT”.

Filosofis BAI’AT

Bai’at yang berasal dari bahasa Arab yakni bai’atan/bai’ah (بيعة) yang dalam terminologi Islam merupakan ungkapan dan tindakan kolektif untuk menjalankan sesuai dengan Prinsip dan kesamaan misi dan visi. Tradisi bai’at, bukan merupakan tradisi yang baru atau bid’ah dalam konteks keagamaan masyarakat islam. Bai’at merupakan tradisi luhur para Nabi dan Rasul khususnya Nabi Muhammad saw untuk meneguhkan komitment bersama sehingga perlu dan penting dalam perjuangan banyak Bai’at yang dilakukan.

BAIAT DALAM KONSEP NAHDLATUL WATHAN

  • Baiat adalah ikatan batin antara guru dan murid dalam menjalankan amanah Agama dan amanah organisasi.
  • Baiat merupakan sumpah setia untuk menjalankan iman taqwa sepanjang masa.
  • Baiat adalah tradisi Nabi yang dilanjutkan oleh para ulama yang memegang teguh prinsip agamanya. 
  • Baiat adalah tradisi para ahli sufi untuk meneguhkan identitas keilmuan dan keyaqinannya terhadap agama.
  • Baiat salah satu tradisi ISLAM Ahlussunnah Wal Jamaah dalam melestarikan konsep dan ajaran agama. 
  • Baiat NW adalah baiat perjuangan untuk mengembangkan organisasi NW yang diwariskan oleh Murid-Murid NWDI-NBDI- DAN NW di manapun mereka berada. 
  • Baiat NW laksana mahar yang harus ditunaikan oleh pengantin laki kepada pengantin perempuan,
  • Baiat adalah ikatan suci dalam perjuangan atau mitsaaqon Ghalizan untuk tegaknya agama Islam di bawah panji Organisasi NW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *