Nahdlatul Wathan

NILAI-NILAI KEISLAMAN, KEBANGSAAN DAN KEUMMATAN | Part-12

NILAI-NILAI KEISLAMAN, KEBANGSAAN DAN KEUMMATAN DALAM SYAIR, NASYID, MARS DAN LAGU-LAGU KARYA MAULANASSYAIKH  TGKH. MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MADJID AL-ANFANANY AL-MASYHUR

Oleh:  Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi Dahlan. QH., MA
(Guru Besar UIN Mataram | Alumni MDQH Ke-33 | Sekjend PB NW)

Bagian kedua belas: القسم الثاني عشر

BEGURU AGAMA

Inaq Amaqku si demen le’ agame
Serah gamaq anakde
Beguru agame lek madrasah si’ ara’ due
Nahdlatul Wathan taone mune mame
nine le’ Nahdlatul Banat
Agende ndek pade nyesel era’ le’ akhirat

Lamun ndekde pade serah anakde
Lelah doang upakde
Si meranakang ye
Le’ dunie sampai akhir mase.

Terjemahan:
Beguru Agama
Belajar Agama
(Terjemahan dapat dilagukan seperti lagu aslinya-terjemahan Majlis Alaufiya’ dan al-Uqola’ NW)
Inak amakku si demen lek agame
(Ibu bapakku yang senang agama)
Serah gamaq anakde
(Serahkanlah anaknya)
Beguru agame leq madrasah siq araq due
(belajar agama di Madrasah yang ada dua)
Nahdlatul Wathan taoqne mune mame
(nahdlatul wathan tempatnya untuk pria)
Nine leq Nahdlatul Banat
(wanita Nahdlatul Banat)
Agende ndek pade nyesel eraq leq akhirat
(agarlah tidak menyesal nanti di akhirat)
Lamun ndekde pade serah anakde
(kalau tidak diserahkan anaknya)
Lelah doang upakde
(lelah saja upahnya)
Si meranakang ye
(tuk yang melahirkannya)
Le’ dunie sampai akhir mase
(dari dunia sampai akhir masa)

Prolog:

Beguru agame adalah simpene kemulian bagi siapa saja yang mempunyai keinginan yang kuat untuk meraih keberhasilan keduniaan dan Keummatan.
Beguru agame adalah instruksi Allah swt dan rasul-Nya untuk hamba dan ummatnya guna dapat bermanfaat bagi sesama
Beguru agame adalah memilih guru dalam meniti keilmuan keagamaan dan kebangsaan dengan segala entitas dan identitas diri pembelajar itu.

Beguru agama merupakan istilah antropologi Sasak yang mengedepankan sikap dan prilaku beguru/menjadikan guru sang guru itu sebagai sosok penyelamat kemanusiaan dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi.

A. Nilai keislaman dalam lagu ini:
Beguru agame adalah nilai keislaman yang mendalam dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan NW.
Beguru adalah tradisi transmisi keguruan yang secara islam menganjurkan untuk memilih guru yang mursyid guru yang berakhlak kenabian dengan tercirikan Siddiq Amanah Tabliq dan fathonah.

Beguru Agame adalah tradisi Maulanassyaikh dalam memberikan contoh keagamaan yang mengayomi semua orang dalam aspek pendidikan.
Beguru Agame esensinya agar tidak menyesal di kemudian hari nanti terlebih-lebih pada hari akhirat nanti.
NW memberikan instruksi untuk terus mengembangkan potensi keilmuan dan kecerdasan melalui BEGURU AGAME.

B. Nilai kebangsaan dalam lagu ini:

Semangat kebangsaan dan keindonesiaan dan keummatan adalah serah gamak anakde: Beguru agame lek madrasah sak arak due.
Ketegasan NW untuk Mengorbitkan kader kader muda untuk mengembangkan keilmuan dengan memulai dari serah anakde (serahkan anakmu) untuk memulai kerir keilmuan.

Bangsa dan negara tentu tidak akan maju tanpa melalui proses pendidikan tanpa beguru agame tak akan sukses dan berhasil.

Nahdlatul Wathan: lembaga keummatan untuk tempat mengkader generasi agama bangsa dan negara.
NWDI: untuk generasi laki laki yang siap menjemput kesuksesan
NBDI: untuk generasi perempuan yang siap menjemput kemenangan.

C. Nilai Keummatan dalam lagu ini:
Inaq Amagku: adalah panggilan kasih sayang anak kepada kedua orangtua nya
Inak amaqku: panggilan kebapaan keibuan untuk masyarakat Sasak Lombok Indonesia.
Inak Amaqku: panggilan khas Keummatan masyarakat Sasak yang sesungguhnya menjadi tulang punggung kesuksesan anak anaknya.

Anakde: Anakmu adalah panggilan kemuliaan untuk anak anak generasi mendatang.

Kader yang terbaik harus dimulai dari panggilan keikhlasan orang tuanya untuk giat belajar agama dalam berbagai bidang. Alhamdulillah

Epilog:
NW: Markas Beguru Agame
NW: Penyelamat kemanusiaan dari penyesalan di belakang hari nanti
NW: Laboratorium kaderisasi yang tak pernah berhenti mengabdi
NW: Secara spesifik untuk kaum laki-laki
N B: secara spesial menyebut Banat istilah untuk golongan perempuan.
NW: Silsilah keguruan yang tak terputus pipa keilmuan sepanjang hayat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker