Geliat wisatawan menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2026 mulai terasa di sejumlah daerah. Yogyakarta dan Bali menjadi dua destinasi yang paling menunjukkan peningkatan kunjungan signifikan, dengan Malioboro, Pasar Ngasem, hingga Bali Zoo dipadati pengunjung.

Yogyakarta Diserbu Wisatawan, Pasar Ngasem Jadi Magnet Baru

Di Kota Yogyakarta, keramaian wisatawan telah terlihat jelas di berbagai titik ikonik. Kawasan Malioboro, yang selalu menjadi primadona, dipadati pengunjung sejak Senin (22/12/2025) lalu, menyebabkan arus kendaraan padat merayap dengan dominasi pelat nomor dari Jakarta (B), Bojonegoro (S), hingga Solo (AD).

Tak hanya Malioboro, Pasar Ngasem yang terletak di Patehan, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta, juga diserbu pengunjung pada Rabu (24/12/2025). Sejak pagi, destinasi yang kini dikenal sebagai “kalcer” (kuliner dan budaya) ini sudah sesak dipenuhi oleh penjual dan pembeli.

Banyak pengunjung yang datang ke Pasar Ngasem berasal dari luar kota, mengaku mengetahui keberadaan pasar ini dari media sosial. Pasar Ngasem merupakan salah satu pasar tertua di Yogyakarta, berdiri sejak tahun 1809, dan dahulu dikenal sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli burung.

  Pertamina Ungkap Cara Bedakan Gas Oplosan, Muhammad Ivan: "Konsumen Punya Hak Timbang LPG"

Kini, pasar yang letaknya berdampingan dengan Taman Sari ini telah bertransformasi menjadi pusat kuliner, ruang publik, tempat nongkrong, hingga lokasi berfoto. Pengunjung rela mengantre untuk mencicipi makanan tradisional seperti nasi pecel, bubur krecek, apem, terang bulan, carabikang, hingga jajanan pasar lainnya.

Yayan, seorang wisatawan asal Bogor, Jawa Barat, mengungkapkan antusiasmenya. “Liburan kebetulan sewa hotel di Patehan. Jadi penasaran aja sama Pasar Ngasem katanya banyak kuliner ramai. Ternyata ramai beneran,” ujarnya. Yayan yang datang bersama keluarganya menambahkan, “Ini baru sampai. Ini anak lagi antre durian kocok.”

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta memprediksi total 9,38 juta orang akan berkunjung ke DIY selama liburan Nataru, dengan 7 juta di antaranya khusus ke Kota Yogyakarta. Selain Malioboro dan Pasar Ngasem, Pasar Beringharjo juga dipenuhi pelancong yang mencari oleh-oleh.

Wirawan, wisatawan asal Cilegon, Banten, yang memilih Yogyakarta sebagai tujuan wisata, menjelaskan alasannya. “(Memilih Yogya tujuan wisata) orang tua di Gunungkidul,” katanya. Ia juga menyebut telah mengunjungi pantai-pantai di Gunungkidul, seperti Pantai Drini.

  Cuaca Ekstrem Landa Indonesia, BMKG Jelaskan Pengaruh Gelombang Atmosfer dan Sirkulasi Siklonik

Bali Zoo Hadirkan Wahana Baru “Jungle Encounter”

Sementara itu, di Bali, lembaga konservasi Bali Zoo turut menyemarakkan musim libur Nataru 2026 dengan membuka wahana baru. Kepala Hubungan Masyarakat Bali Zoo, Emma Kristiana Chandra, menjelaskan bahwa wahana ini dirancang untuk mendekatkan pengunjung dengan satwa unik.

“Wahana ini memberikan pengalaman lebih dekat pengunjung dengan satwa unik,” kata Emma, seperti dikutip dari Antara. Wahana bertajuk Jungle Encounter tersebut berada di gerbang Tamaki, di dalam area lembaga konservasi seluas total 12 hektare.

Pengunjung dapat berinteraksi lebih dekat dengan sejumlah satwa eksotik dan dilindungi, di antaranya:

  • Kadal tegu emas
  • Kadal lidah biru
  • Iguana
  • Ular kulit jagung
  • Piton albino
  • Rakun
  • Sulkata
  • Rubah fennec
  • Sigung
  • Binturong

Pengalaman ini dapat dinikmati dalam dua sesi setiap hari, yakni pukul 10.00-11.30 WITA dan pukul 13.00-14.30 WITA. Untuk memasuki wahana ini, pengunjung tidak dipungut biaya tambahan karena sudah termasuk dalam harga tiket masuk reguler. Namun, bagi yang ingin berfoto bersama satwa rakun, sigung, dan rubah fennec, akan dikenakan biaya Rp 75 ribu per orang.

  Melawan Kebiasaan Memendam: Perjalanan Menemukan Keberanian untuk Jujur pada Diri

Emma berharap wahana baru ini tidak hanya menjadi daya tarik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran pengunjung untuk ikut menjaga kelestarian hewan-hewan dilindungi tersebut. Kehadiran Jungle Encounter juga ditargetkan mampu menarik kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, khususnya selama momentum libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Bali Zoo memperkirakan peningkatan jumlah pengunjung secara signifikan. Pada hari biasa, rata-rata kunjungan berkisar 600-800 orang, dan saat akhir pekan naik menjadi 1.000-1.200 orang. Selama libur panjang Natal dan Tahun Baru, jumlah kunjungan diperkirakan melonjak hingga sekitar 2.500-2.800 orang.

50% LikesVS
50% Dislikes