DAERAH

HMPS PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA TURUN KE MASYRAKAT DI PENGADANGAN BARAT, MENANAM 1000 POHON UNTUK MATA AIR MENCERIT.

www.nwonline.or.id – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram turun kemasyarakat di Desa Pengadangan Barat, menanam 1000 pohon untuk mata air Mencerit, minggu (9/2/2020).

Program penghijauan yang dilaksanakan mahasiswa (HMPS PBI) sebagai bentuk pengabdian kemasyarakat dibidang sosial, agar mahasiwa bisa melaksanakan tri darma perguruan tinggi (belajar, meneliti dan mengabdi).

Mata air Mencerit di desa Pengadangan Barat merupakan sumber kehidupan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari dan pengairan sawah. Guna untuk mempertahankan mata air tersebut perlu ada penanamam pohon supaya kejernihan dan mata air terjaga dan bisa generasi selanjutnya menikmati kekayaan alam tersebut.

Purnawarman, M, pd selaku dosen PBI menuturkan di hadapan mahasiwa sangat mensuport mahasiwa untuk berprogram ke masyarakat yang membawa manfaat bagi orang banyak dan dapat menjalani Tri Darma Perguruan tinggi.

“Sangat mensuport sekali kegiatan yang diadakan ini. Dengan aktifitas di luar kampus atau terjun ke masyarakat yang membawa manfaat Untuk menjalani tri darma peruguruan tinggi (belajar meneliti dan mengabdi)”. Tutur Purnawarman M, pd.

Di samping itu Hafizul selaku kepala Dusun Repoq Barat mengatakan sangat berterimakasih kepada mahasiswa atas partisipasi mengadakan penghijauan di sekitar mata air dikarnakan program yang di gagas sangat bermanfaat dan dampaknya positif bagi masyarakat.

“Alahamdulillah, saya sebagai kepala dusun atau kepala wilayah di sekitar wisata mata air mencerit mengucapkan trimakasih yang sebesar-besarnya kepada adk-adk mahasiswa yang telah berpartisipasi mengadakan penghijauan di sekitar mata air dan alhamdulillah saya sangat bersyukur lagi, Disamping program yang memberikan manfaat bagus dan positif terhadap masyarakat disini. semoga penghijauan yang adik-adik mahasiswa adakan ini, akan menjadi bekal yang bisa dinikmati oleh anak cucu kita trutama untuk menambahkan debit mata air. PDAM mengambil mata air dari sini sehingga meluas ke desa-desa dan kecamatan”.kata Hafizul.

Begitu juga tanggapan Husni selaku ketua Badan Keamanan Desa (BKD) menukaskan acara penghijauan tersebut sangat-sangat diharapkan untuk subak yang berada di desa Pengadangan barat, dan berharap saling menjaga keamaan yang berada di sekitar mata air Mencerit.

“Penghijauan Ini yang sangat-sangat diharapkan terutama sekali bagi subak yang ada disini, sangat membawa keuntungan yang luar biasa. kalau ada program seperti penanaman pohon seperti ini yang kami harap-harapkan. kepada mahasiswa yang datang seperti ini,
Kami harapkan Menjaga kebersihan trutama di tempat lingkungan mata air tersebut. Itu yang membuat mahasiswa semakin luar biasa. Cuma itu permintaan kami. Kalau masalah penanaman-penanaman pohon ini sangat kami butuhkan apalagi di atas luas kawasanya yang masih kosong kemarin ada pembebasan lahan sekitar satu hektar lima puluh kurang lebih”, Tukas Husni.

Program Penghijauan ini membuat masyarakat ikut berpartisipasi dalam acara 1000 penaman pohon di lahan kosong di sekitar mata air tersebut.

Acara ini sangat meriah dan berjalan dengan lancar atas dukungan pemerintah desa dan tidak lupa juga dengan masyarakat setempat yang antusiasnya sangat tinggi kepada Mahasiswa HMPS PBI UNW MATARAM. (ARYA).

NW Online

Situs Nahdlatul Wathan Online | NW Online, Media Resmi Nahdlatul Wathan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker