ESENSI IMAN DAN EMPAT KLASIFIKASINYA

oleh -361 views

Esensi iman menurut bahasa adalah tasdhiq (pembenaran). Sedangkan secara syara’ esensi iman itu sendiri adalah membenarkan semua hal yang berasal dan bermuara dari Rasulullah SAW. Iman berbeda dengan Islam. Banyak orang menyebutnya sama. Akan tetapi sebenarnya Iman dan Islam itu adalah isim yang berbeda. Berbeda dari segi esensi etimologi dan esensi terminologi. Setelah kita tahu iman itu adalah pembenaran. Maka makna Islam itu secara etimologi adalah inqiyad (tunduk patuh). Sedangkan terminologi dari Islam itu adalah tunduk dan patuh terhadap hukum-hukum syariat. Bahkan ada ulama yang menyebutkan makna Islam itu adalah amal perbuatan manusia yang selurus sejalan dengan hukum syariat. Maka sudah jelas beda antara Iman dan Islam. Renungkanlah !

Kemudian secara lebih rinci dan mendalam Imam Syaikhul Islam Asy-Syaikh Ibrahim Al-Bajuri menukil untaian ilmu dari Imam Ibnul Qayyim yang mengklasifikasikan iman menjadi 3 macam tingkatan kelas berdasar pada fluktuatif (plus-minus) nya iman itu sendiri. Penulis akan mencoba menuturkan ketiganya dengan singkat padat.

 

  1. IMAN YANG SELALU BERTAMBAH TANPA PERNAH BERKURANG.

Klasifikasi Iman ini dimiliki oleh para nabi dan rasul. Yang selalu dalam koridor penjagaan dan pemeliharaan Allah swt.

 

  1. IMAN YANG TIDAK BERTAMBAH DAN TIDAK PULA BERKURANG.

Klasifikasi Iman yang kedua ini dimiliki oleh para malaikat. Yang selalu taat pada semua titah perintah Rabnya.

 

  1. IMAN YANG BERTAMBAH DAN BERKURANG.

Klasifikasi ketiga ini dihadirkan Allah untuk orang-orang yang beriman. Inilah klasifikasi yang kita termasuk di dalamnya. Maka dengan mengetahui Iman kita dapat bertambah dan berkurang. Maka kita harus tau hal-hal yang dapat menjadikan iman kita bertambah dan berkurang. Diantara hal-hal yang dapat menambah dan mengurangi Iman secara berurutan adalah mengamalkan sunnah Rasulullah dan meremehkan sunnah Rasulullah.

 

Beliau akhiri nukilannya dengan mengatakan tersisalah klasifikasi iman yang ke-4 yaitu imannya orang-orang fasik yakni :

 

  1. IMAN YANG SELALU BERKURANG TANPA PERNAH BERTAMBAH.

Mudah-mudahan Allah menjauhkan kita dari perbuatan orang-orang fasik dan menjaga kita dari keburukan mereka Aaamiiinnn.

 

 

EL-HAQIER AHMAD SYAHREDI RAMDHANI