Nahdlatul Wathan

NILAI-NILAI KEISLAMAN, KEBANGSAAN DAN KEUMMATAN | Part-7

NILAI-NILAI KEISLAMAN, KEBANGSAAN DAN KEUMMATAN DALAM SYAIR, NASYID, MARS DAN LAGU-LAGU KARYA  MAULANASSYAIKH  TGKH. MUHAMMAD  ZAINUDDIN ABDUL MADJID AL-ANFANANY

Oleh:  Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi Dahlan. QH., MA
(Alumni MDQH Ke-33 | Sekjend PB NW)

Bagian Ketujuh: القسم السابع

Lagu: SAKIL JAHIL

Sakit Jahil nde’ narak oatne 2x
Selainan si’ te beguru ngaji 2x

Semeton Jari si’ masih sakit 2x
Te pade beroaat le’ Nahdlatul Wathan
Agente selamat era’ le ‘ akhirat
Te pade beroat le’ Nahdlatul Banat
Agente selamet era’ le’ akhirat

Pade ngaji le’ Nahdltul Wathan
Pade ngaji lek Nahdltul Banat
Bilang jelo nde’ te mele telat 2x

Rungu’ dirikte sampun masih sehat 2x
Tebe guru ngaji le’ Nahdltul Wathan
Agen nde’ te nyesel era’ le” akhirat
Tebeguru ngaji le’ Nahdltul Banat
Agen nde’ nyesel era’ le’ akhirat

Terjemahan versi Indonesia:
(dapat dilagukan seperti versi teks aslinya)

Sakit jahil tak ada obatnya 2x
Selainan kita belajar ngaji 2x

Saudaraku yang masih sakit 2x
Marilah berobat di Nahdlatul Wathan
Agarlah selamat kelak di akhirat

Marilah berobat di Nahdlatul Wathan
Agarlah selamat kelak di akhirat

Marilah ngaji di Nahdlatul Wathan
Marilah ngaji di Nahdlatul Banat
Setiap hari jangan terlambat 2 x

Urus diri mumpung masih sehat 2x
Belajar mengaji di Nahdlatul Wathan
Agar tak menyesal kelak di akhirat
Belajar mengaji di Nahdlatul Banat
Agar tak menyesal kelak di akhirat.

Prolog
Sakit jahil adalah terminologi khas Maulanassyaikh untuk menyebut siapa saja yang tak mau belajar agama dan tak mau memahami diri sendiri dan orang lain.
Sakit jahil maknanya sangat mendalam dimana orang yang jahil, orang yang tak ngerti agama tak ngerti arti perjuangan tak menghargai jasa orang lain adalah penyakit yang menimpa orang pintar orang cerdas namun jahil untuk menghargai jasa guru dan ibu bapaknya.
Sakit dan jahil sesuatu yang berbeda dalam banyak hal. Sakit bisa jadi sakit jasmani Sakit Rohani. Sakit Fisik. Sakit Perasaan. Jahil ilmu jahil pengalaman. Jahil kesejahteraan sosial. Jahil keadilan. Jahil kesetaraan.
Sakit jahil adalah penyakit yang berat yang harus ditangani dengan pendidikan keguruan dan pendidikan kepesantrenan.

A. Hostorisitas lagu Sakit Jahil ini:

Lagu ini ditulis oleh Maulanassyaikh sekitar tahun 1960-an yang esensinya membangkitkan semangat pendidikan anak bangsa, pendidikan anak Sasak Indonesia. Sasak Indonesia terindikasi masih sangat terbelakang dari aspek pendidikan, maka Maulanassyaikh memberikan ruang dan kesempatan untuk maju dan bangkit melawan kejahiliahan.
Lagu ini salah satu lagu yang sangat dipopulerkan oleh Maulanassyaikh bahkan beliau ajarkan langsung note dan intonasi lagu sakit jahil ini.
Syahdan! Suatu saat ada yang melagukan lagu sakit jahil ini dan menurut Maulanassyaikh kurang tepat dari segi bahasa.
Beliau menegur dengan redaksi:
Sakit jahil endekne arak oatne..
Sakit jahil deknarak watne….
Sakit jahil endekne arak owatne..

Sampai segitunya Maulanassyaikh mengajarkan kita semua di MDQH dulu dan lagu ini menjadi lagu yang sangat memberikan motivasi kepada seluruh elemen masyarakat untuk bangkit dari keterbelakangan pendidikan.

B. Nilai Keislaman dalam lagu Sakit Jahil

Beguru Ngaji: adalah konsep tarbiyah wa ta’lim
Belajar ilmu agama adalah belajar memahami agama dengan baik dan benar.
Belajar Ngaji bagian yang sangat inheren dengan ibadah mahdhoh ibadah pokok yang harus dilalui dan ditempuh oleh semua insan:
طلب العلم فريضة على كل مسلم و مسلمة
اطلبوا العلم من المهد الى اللحد
Beguru ngaji adalah wujud implementasi dari hadis nabi di atas.
Beroat Le’ Nahdltul Wathan: Berajah ngaji beguru ngaji dan beroat le’ lembaga pendidikan agama di NW.

C. Nilai kebangsaan dalam lagu Sakit Jahil

Bilang jelo endekte mele telat:
Bait itu memberikan gambaran akan keberhasilan suatu bangsa harus dimulai dari semangat untuk maju bersama semangat pantang mundur semangat untuk tidak boleh lengah dan tak boleh terlambat dalam menangkap moment dan kesempatan.
Endek mele telat: adalah konsep kedisiplinan dalam aspek kehidupan khususnya aspek keagamaan-aspek pendidikan keagamaan yang kemudian menjadi ungkapan khas Maulanassyaikh : Sakit Jahil. Beguru ngaji. Tepade beroat.

Rungu’ dirikte sampun masih sehat.

Siapkan diri, mantapkan diri, urus diri mumpung masih ada kesempatan dan kesehatan sebagai motivasi kebangsaan untuk tetap mempergunakan masa sehat sebelum masa sakit. Masa kesempatan sebelum masa kesempitan. NW dan Bangsa adalah paduan tarikan nafas perjuangan menuju keberhasilan keduniaan dan keakhiratan.

D. Nilai Keummatan dalam lagu sakit Jahil:

NW: adalah laboratorium klinik kesehatan untuk setiap warga agar terhindar dari penyakit sakit jahil.
NW adalah obat yang mujarrab untuk menghilangkan segala penyakit kemanusiaan
NW yang oleh Maulanassyaikh menyebutnya sebagai Tepade beroat lek Nahdlatul Wathan – Agente selamet lemak lek akhirat.
Nahdlatul Wathan sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang Pendidikan Sosial dan Dakwah membuktikan eksistensinya sebagai wadah yang menampung hajat hidup kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
Maka NW harus terus eksis dan kontributif dalam mengayomi keBhinekaan, ke-nkri-an dan persatuan kesatuan Bangsa.

Epilog:

NW: Pembasmi Penyakit akut masyarakat sakit jahil
NW: Klinik Kesehatan bagi siapa saja yang merasa Sakit.
NW: Juru selamat bagi siapa saja yang sakit jahil
NBDI: Perawat kesehatan kaum perempuan untuk kemajuan agama bangsa dan negara
NWDI: Perawat kesehatan dan kesejahteraan kaum laki-laki untuk kemajuan agama bangsa dan negara.
NW: Motivator kebaikan dunia dan akhirat.
NW: Penyembuh segala penyakit bathiniyyah bahkan penyakit lahiriyyah.

Itulah sekelumit makna yang tersirat dalam bait syair sakit jahil karya orisinalitas Maulanassyaikh TGKH. MUHAMMAD ZINUDDIN ABDUL MADJID  AL-ANFANANY AL-MASHUR

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker