Jakarta – Aksi sejumlah aktivis Greenpeace Indonesia di Patung Selamat Datang, Bundaran HI, Jakarta Pusat, berakhir pada Selasa (20/10/2026). Setelah membentangkan spanduk sejak pagi, para aktivis satu per satu meluncur turun menggunakan tali rescue.
Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi, aktivis pertama menginjak tanah sekitar pukul 10.30 WIB. Kondisinya terlihat lemas, dan ia langsung dibawa ke ambulans Dokpol untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Aktivis kedua dan ketiga menyusul turun dengan cara yang sama, lalu dibawa ke ambulans.
Sejumlah petugas gabungan berjaga di sekitar lokasi, mulai dari kepolisian, TNI, BPBD, hingga petugas pemadam kebakaran. Mereka membantu mengevakuasi para aktivis yang tampak kelelahan.
Spanduk dan poster kuning soal krisis iklim
Sejak pagi, spanduk dan beberapa poster berwarna kuning terpasang di Patung Selamat Datang. Isinya menuntut pemerintah serius menangani krisis iklim, disertai sejumlah kritik lain. Greenpeace Indonesia sudah membentangkan spanduk tersebut sejak pagi hari, lalu spanduk diangkat sekitar pukul 08.10 WIB.
Salah satu poster yang terlihat di lokasi bertuliskan, “Melindungi lingkungan = Melindungi kualitas hidup.”
Polisi minta aktivis turun
Setelah spanduk diangkat, pihak kepolisian meminta para aktivis segera turun dari patung. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung, menegaskan bahwa aparat akan melayani dan melindungi para peserta aksi.
“Kami dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Kodim 0501 Jakarta Pusat bersedia melayani dan melindungi Saudara-Saudari. Segera turun, utamakan keselamatan Saudara-Saudari,” kata Reynold di lokasi aksi.
Reynold juga menyatakan akan memastikan para aktivis merasa aman. Ia meminta jajaran kepolisian dan TNI di lapangan untuk memberikan perlindungan kepada mereka.
“Saya mohon kepada kepolisian, TNI yang berada di bawah, berikan rasa aman, rasa nyaman dalam pelayanan dan perlindungan kepada saudara-saudari,” katanya.
