NW ONLINE – Labupandan – Muslimat Nahdlatul Wathan (NW) menggelar kegiatan hiziban gabungan sebagai upaya menghidupkan tradisi keagamaan yang diwariskan pendiri NWDI, NBDI, dan Nahdlatul Wathan, al-magfurullah TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, Pahlawan Nasional. Kegiatan tersebut dipusatkan di Pondok Pesantren Darul Makmur NW Labupandan pada Rabu, 12 Februari 2026.

Hiziban gabungan ini diikuti oleh ratusan jamaah Muslimat dari empat kecamatan, yakni Batukeliang, Batukeliang Utara, Kopang, dan Janapria. Kegiatan ini turut dihadiri para tuan guru, ketua daerah, serta ketua cabang Muslimat Nahdlatul Wathan dari masing-masing wilayah.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan hizib secara berjamaah, dilanjutkan pembacaan fatihah-fatihah, menyanyikan Mars Nahdlatul Wathan dan Mars Muslimat, serta sambutan dari ketua cabang dan ketua daerah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengajian yang diisi oleh TGH. Hasan Basri, QH., S.Pd., As-Saulaty, dan ditutup dengan pembacaan doa pusaka.

Dalam pengajiannya, al-mukarrom TGH. Hasan Basri menyampaikan pentingnya peran dan jasa besar pendiri Nahdlatul Wathan. Ia menyampaikan bahwa keberadaan Muslimat NW tidak terlepas dari perjuangan al-magfurullah Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid yang telah mendirikan lembaga NWDI (Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah), kemudian disusul dengan pendirian NBDI (Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah).

  L-FAS Nahdlatul Wathan Resmi Dikukuhkan, Fokus Penguatan Ilmu Falak dan Astronomi

Beliau juga mengisahkan pernyataan salah seorang murid Maulana Syaikh, al-magfurullah TGH. Abdul Waris, yang menegaskan bahwa tanpa NBDI, perjuangan tidak akan berjalan seimbang. Hal tersebut diibaratkan seperti rumah tangga tanpa kehadiran seorang ibu. Bahkan, Nabi Adam AS yang telah berada di surga pun merasakan kegelisahan sebelum diciptakannya Siti Hawa. Kisah tersebut menjadi penguat pesan tentang pentingnya peran perempuan dalam kehidupan dan perjuangan dakwah.

Kegiatan hiziban gabungan ini direncanakan akan terus dilaksanakan secara bergilir di setiap kecamatan. Selain sebagai bentuk tawasul dan ikhtiar spiritual, kegiatan ini juga bertujuan mempererat persatuan dan kebersamaan Muslimat Nahdlatul Wathan lintas wilayah.

Penulis: Abdul Barri

100% LikesVS
0% Dislikes