NW ONLINE Lombok Timur, Momentum penguatan ukhuwah dan jejaring keilmuan kembali terjalin di lingkungan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani pada Kamis (22/01/2026). Keluarga besar Pondok Pesantren Darul Lughah Wad Da’wah (DALWA) Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, yang dipimpin langsung oleh Al-Habib Zein bin Hasan Baharun bersama rombongan Haiah As-Sofwah Al-Malikiyah, melaksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus agenda resmi kerja sama antarlembaga pesantren.

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan persaudaraan dan sanad keilmuan, tetapi juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani dan Pondok Pesantren Darul Lughah Wad Da’wah (DALWA). Kesepakatan ini mencakup kerja sama strategis di bidang pendidikan, dakwah, serta penguatan dan pengembangan sumber daya santri maupun tenaga pendidik di kedua institusi.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) yang juga menjabat sebagai Sekretaris Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani, DR TGKH Muhammad Zainuddin Atsani, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan rombongan Haiah As-Sofwah Al-Malikiyah bersama keluarga besar Ponpes DALWA Jawa Timur.

  Pemuda NW Jonggat Gelar Mukercab 2026, Fokus Pendidikan, Sosial, dan Dakwah

Dalam keterangannya, TGKH Muhammad Zainuddin Atsani menjelaskan bahwa hubungan kerja sama dengan Ponpes DALWA sejatinya telah terjalin sejak lama, khususnya dalam bidang pendidikan melalui Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) Hamzanwadi II. Program tersebut telah berjalan selama empat tahun sejak dimulai pada tahun 2022, dengan fokus utama pada pengembangan kompetensi bahasa.

“Alhamdulillah sudah berjalan (kerjasama), termasuk program magang mengajar dari santri DALWA di MAK Hamzanwadi II sdh berjalan. Sekarang ini, putra saya, Zainuddin Tsalis saat ini sebagai santri MAK juga dibimbing bahasa oleh guru yang dikirim dari DALWA,” ucapnya.

Lebih lanjut, TGKH Atsani menegaskan harapannya agar kerja sama ini ke depan tidak hanya terbatas pada Ponpes Syaikh Zainuddin NW Anjani, melainkan dapat diperluas dan dirasakan manfaatnya oleh pondok pesantren Nahdlatul Wathan lainnya. Ia juga menyampaikan kesiapan masyarakat Lombok apabila diberi amanah menjadi tuan rumah agenda besar Haiah As-Sofwah Al-Malikiyah.

“Juga tentang acara Multaq Hai’ah Sofwah al Malikiyah, (perkumpulan tahunan alumni Abuya Sayyid Muhammad Alawi), insyaallah kami di Lombok siap jadi tuan rumah pada saatnya nanti, jika diminta,” katanya.

  PBNW Angkat Bicara Soal Hutang Rp2,8 Miliar di Acara RPGM

Sementara itu, Al-Habib Zein bin Hasan Baharun menyampaikan rasa terima kasih serta mengaku sangat tersanjung atas sambutan hangat dan keramahan yang diberikan oleh keluarga besar Nahdlatul Wathan. Menurutnya, kolaborasi antarpesantren memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan sanad keilmuan, memperkuat dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah, serta mencetak generasi Islam yang berilmu, beradab, dan berakhlakul karimah di tengah dinamika zaman.

“Insya Allah dengan kerjasama yang kita tandatangani ini bisa bermanfaat bagi pengembangan peradaban keilmuan dan kader Islam,” ucapnya.

Usai rangkaian silaturahmi dan jamuan, rombongan Ponpes DALWA melanjutkan agenda perjalanan menuju Pancor, Lombok Timur. Di lokasi tersebut, rombongan melakukan ziarah ke makam Pahlawan Nasional sekaligus pendiri Organisasi Nahdlatul Wathan (NW), Al-Maghfurlah Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid. (gesit id)

100% LikesVS
0% Dislikes