NW ONLINE – Wanasaba – Muslimat Nahdlatul Wathan (NW) se-Kecamatan Wanasaba menggelar kegiatan hiziban bulanan dalam rangka penutupan pengajian anak cabang pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di MA TIA NW Wanasaba dan diikuti oleh ratusan jamaah Muslimat.
Acara ini dihadiri oleh TGH. Jamuddin, QH., S.HI., M.Pd.I., para Muslimat Nahdlatul Wathan se-Kecamatan Wanasaba, serta pengurus inti Hizbullah Nahdlatul Wathan. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan.
Rangkaian acara diawali dengan hiziban bersama, dilanjutkan pembacaan fatihah-fatihah, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Nahdlatul Wathan, kemudian pengajian yang diisi oleh TGH. Jamuddin, serta ditutup dengan salat Asar berjamaah.
Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antaranggota Muslimat Nahdlatul Wathan sekaligus menjadi momentum penguatan keimanan jamaah setelah berakhirnya program pengajian anak cabang.
Sebelum masuk ke inti ceramah, TGH. Jamuddin mengatakan, “Jika kita menjadi warga Nahdlatul Wathan tetapi bermalas-malasan, maka kita tidak dinamakan murid turen, karena yang disebut murid turen itu jiwanya mirip dengan jiwa Bapak Maulana Syaikh.”
Dalam pengajian tersebut, beliau juga membahas tentang kehidupan rumah tangga. Beliau menyampaikan, “Ketika seorang suami pulang ke rumah, tugas istri ialah menyuguhkan segelas air, bertanya kepada suami ingin makan apa, serta menanyakan bagaimana keseharian yang dijalani pada hari itu.”
Selain itu, beliau menjelaskan cara agar rumah tangga menjadi tenteram, yaitu suami harus memperlakukan istri dengan sebaik mungkin sesuai tanggung jawabnya sebagai pencari nafkah. Ketika istri meminta uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, jangan sampai terjadi perdebatan, apalagi kekerasan, karena pada hakikatnya istri sebelum menikah tidak pernah diperlakukan seperti itu di rumahnya sendiri. Jika suami berperilaku tidak benar seperti itu, hendaknya segera ditinggalkan atau dilaporkan kepada para Muslimat atau kepada saya, agar nanti dapat diberikan pembelajaran dan nasihat kepada sang suami.
Kegiatan hiziban bulanan ini diharapkan terus menjadi media pembinaan spiritual sekaligus memperkuat persatuan Muslimat Nahdlatul Wathan di Kecamatan Wanasaba.
Penulis: Yunita Husni Syafitri
