NW ONLINE – Anjani — Nahdlatul Wathan (NW) secara istiqamah setiap tahun menyelenggarakan Tasyakur Hari Jadi (HADI) sebagai wujud syukur atas perjalanan dan khidmah organisasi. Tradisi ini sejalan dengan ormas Islam besar di Indonesia yang juga rutin memperingati hari lahirnya sebagai momentum muhasabah dan penguatan gerakan. Tahun 2026 ini, Nahdlatul Wathan genap berusia 73 tahun sejak didirikan pada 1 Maret 1953 M oleh al-Maghfurlah Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.
Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) menegaskan bahwa peringatan HADI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi jamaah, meneguhkan nilai perjuangan, serta meningkatkan pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.
Dalam rangkaian peringatan tahun ini, PBNW juga mengumumkan adanya penyesuaian jadwal Puncak HADI ke-73 NW. Semula direncanakan berlangsung pada Ahad, 8 Maret 2026, pelaksanaan dimajukan menjadi:
Sabtu, 7 Maret 2026
bertempat di Yayasan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan, Anjani, Lombok Timur.
Perubahan jadwal tersebut merupakan arahan Ketua Umum PBNW bersama panitia pelaksana dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan momentum spiritual Ramadhan, khususnya dalam rangka mendekati malam 17 Ramadhan yang dikenal sebagai peristiwa Nuzulul Qur’an.
Selain pertimbangan spiritual, PBNW juga memandang penetapan tanggal 7 bulan 3 (7/3) memiliki makna filosofis yang selaras dengan spirit perjuangan Nahdlatul Wathan. Angka tujuh dalam tradisi Islam kerap dimaknai sebagai simbol keberkahan dan kesempurnaan, sedangkan angka tiga melambangkan kesinambungan dan penguatan langkah perjuangan. Kombinasi keduanya diharapkan menjadi penguat semangat warga NW untuk terus istiqamah menjaga motto organisasi: “Pokok NW Iman dan Taqwa.”
Peringatan HADI ke-73 NW tahun ini akan diisi dengan berbagai kegiatan berskala nasional dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, antara lain pengibaran 73.000 bendera organisasi, khataman Al-Qur’an, pembacaan Hizib Nahdlatul Wathan, seminar internasional Al-Qur’an, serta gerakan pembagian 73.000 paket takjil Ramadhan. Rangkaian kegiatan tersebut berpuncak pada acara HADI di Anjani.
PBNW melihat momentum usia ke-73 ini sebagai fase penguatan peran Nahdlatul Wathan dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan yang selama ini menjadi pilar utama gerakan. Oleh karena itu, seluruh jajaran pengurus wilayah, daerah, cabang, ranting, badan otonom, lembaga pendidikan, serta warga Nahdliyyin–Nahdliyyat diimbau untuk menyesuaikan agenda masing-masing dan berpartisipasi aktif menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
Dengan semangat tasyakur dan istiqamah, PBNW berharap peringatan Hari Jadi ke-73 Nahdlatul Wathan semakin memperkokoh soliditas jamaah serta meneguhkan komitmen pengabdian organisasi dalam bingkai iman dan taqwa.
Anjani, 23 Februari 2026
Penulis: Andong
