NW ONLINE – MATARAM — Pengurus Besar Nahdlatul Wathan resmi menetapkan dan mengesahkan kepengurusan Lembaga Falakiyah dan Astronomi (L-FAS) Nahdlatul Wathan periode 2026–2030. Penetapan ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran falakiyah dan astronomi dalam mendukung kebutuhan umat serta pengembangan keilmuan di lingkungan organisasi.
Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan, Maulanasyaikh Dr. TGKH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, mengatakan kepengurusan L-FAS periode ini hadir dengan semangat baru sebagai hasil usulan dan masukan dari pengurus tingkat pusat maupun wilayah. Ia menjelaskan, meskipun kepengurusan telah terbentuk sejak Agustus 2025, pelantikan baru dapat dilaksanakan pada Februari 2026.
“Harapan terbesar kami dari Pengurus Besar Nahdlatul Wathan, khususnya saya, agar Lembaga Falakiyah dan Astronomi ini semakin eksis dan mampu menghadirkan informasi yang lebih update, terutama terkait jadwal ibadah seperti puasa, lebaran, dan hari-hari besar Islam,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran L-FAS NW tidak hanya terbatas pada penentuan kalender keagamaan, tetapi juga mencakup kajian astronomi secara lebih luas. Menurutnya, falakiyah dan astronomi memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan pemahaman terhadap fenomena alam.
“Ini bukan hanya soal ahli falak, tetapi juga astronomi. Banyak hal yang bisa dikaji, mulai dari pergerakan bulan hingga fenomena-fenomena alam lainnya,” katanya.
Ketua Umum PB NW juga mengapresiasi kinerja pengurus L-FAS NW yang dinilai memiliki semangat kerja tinggi serta didukung sumber daya manusia muda dengan latar belakang akademik yang kuat.
“Tadi dipaparkan, untuk penyusunan jadwal sholat se-Indonesia saja mereka mampu mengerjakan dalam waktu kurang dari sehari. Saya perintahkan sore ini, dan mereka siap. Besok sudah bisa dimasukkan ke tim media organisasi untuk disebarluaskan ke seluruh Indonesia,” tegasnya.
Selain itu, PB Nahdlatul Wathan memastikan akan menyelenggarakan pelatihan ilmu falak secara berjenjang bagi santri dan kader. Program tersebut saat ini sedang disusun oleh pengurus L-FAS NW dan direncanakan dipusatkan di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Wathan di Mataram.
“Saya sudah perintahkan agar pelatihan itu dilaksanakan secara berjenjang. Kantor L-FAS kami persilahkan menggunakan kantor PB NW, dan pelatihannya nanti juga di aula ini,” ungkapnya.
Dengan kepengurusan baru ini, PB Nahdlatul Wathan berharap L-FAS NW dapat menjadi rujukan organisasi dalam bidang falakiyah dan astronomi, sekaligus berkontribusi aktif menjawab kebutuhan umat secara ilmiah dan profesional.
