NW ONLINE | Lombok Timur — Puluhan ribu warga Nahdlatul Wathan memadati kawasan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin, Anjani, Kabupaten Lombok Timur, pada Sabtu (7/3/2026) dalam rangka memperingati Hari Jadi (HADI) ke-73 Nahdlatul Wathan. Peringatan tahun ini mengusung tema “Meneguhkan Cinta Hamzanwadi, Menjaga Martabat Negeri.”

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat perjuangan, mempererat persatuan, serta meneguhkan komitmen warga Nahdlatul Wathan dalam melanjutkan nilai-nilai perjuangan organisasi.

Peringatan HADI ke-73 berlangsung khidmat dengan dihadiri puluhan ribu jamaah Nahdlatul Wathan dari berbagai daerah. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat pemerintahan, di antaranya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Indah Dhamayanti Putri, Laksamana Muda TNI Joni Sudianto, serta Kombes Pol Hendro Kusmayadi.

Kehadiran para tokoh nasional dan daerah tersebut semakin menambah semarak peringatan HADI ke-73 sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan warga Nahdlatul Wathan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) menyampaikan bahwa Nahdlatul Wathan lahir dari semangat pendidikan yang digelorakan melalui dua madrasah yang didirikan oleh pendiri NW, yakni Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) dan Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI).

  PB Nahdlatul Wathan Apresiasi Dialog Presiden soal Geopolitik dan Ketahanan Nasional

Menurutnya, Nahdlatul Wathan menjadi wasilah atau perantara penting dalam menjalankan kewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Nahdlatul Wathan adalah gelora dari madrasah NWDI dan NBDI untuk melebarkan sayap pendidikan. NW menjadi perantara dalam menyempurnakan kewajiban kita mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh warga Nahdlatul Wathan diharapkan terus menjaga loyalitas terhadap organisasi serta aktif memperjuangkan cita-cita perjuangan NW.

“Kewajiban kita sebagai warga dan pecinta NW adalah sami’na wa atho’na, siap mendengar dan taat untuk membela serta memperjuangkan cita-cita Nahdlatul Wathan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para santri Nahdlatul Wathan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh dan memiliki cita-cita besar.

Ia menilai bahwa para santri memiliki peluang yang sama untuk menjadi tokoh penting di masa depan serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

“Santri harus belajar lebih serius karena dari pesantren juga bisa lahir tokoh-tokoh besar bangsa. Tidak menutup kemungkinan suatu saat ada santri yang menjadi menteri bahkan presiden,” ujarnya.

  Nahdlatul Wathan Mendukung Pemerintah Keluarkan IUP Ormas: ini bisa lebih terkontrol

Peringatan HADI ke-73 Nahdlatul Wathan tersebut berlangsung penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Jamaah yang hadir berasal dari berbagai daerah, baik yang mengikuti kegiatan secara langsung di Anjani maupun melalui siaran daring.

Momentum ini diharapkan semakin memperkuat komitmen warga Nahdlatul Wathan untuk terus melanjutkan perjuangan serta menjaga nilai-nilai organisasi yang diwariskan oleh pendirinya, Almaghfurullah TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

100% LikesVS
0% Dislikes