NW ONLINE – Panitia Pelaksana Silaturahmi Pribadi Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (NW) mengeluarkan seruan resmi kepada seluruh pengurus, pimpinan badan otonom, lembaga, serta jama’ah dan warga NW untuk menghadiri kegiatan silaturahmi dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga bagian dari upaya menjaga dan melestarikan tradisi yang telah diwariskan oleh Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.
Tradisi silaturrahim dan halal bihalal yang digagas oleh Maulana Syaikh sejak masa awal perjuangan Nahdlatul Wathan memiliki makna mendalam, yakni memperkuat ukhuwah, menyatukan hati, serta membersihkan diri dari segala khilaf dan dosa antar sesama. Momentum Idul Fitri menjadi waktu yang paling tepat untuk menghidupkan kembali nilai-nilai tersebut, sehingga hubungan spiritual dan sosial antar warga NW semakin kokoh.
Dalam seruan tersebut, kegiatan Silaturahmi Pribadi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 1 Syawal 1447 H atau bertepatan dengan 21 Maret 2026, mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai. Acara akan dilaksanakan di Gedung Darul Hamzanwadi II, Komplek IAIH NW Lombok Timur, yang menjadi pusat berkumpulnya para pengurus dan jama’ah dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Panitia menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka bagi seluruh elemen Nahdlatul Wathan, mulai dari pengurus organisasi, pimpinan pondok pesantren, hingga masyarakat luas. Kehadiran para jama’ah diharapkan tidak hanya sebagai bentuk memenuhi undangan, tetapi juga sebagai wujud komitmen menjaga warisan nilai-nilai perjuangan dan ajaran Maulana Syaikh dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat silaturrahim dan halal bihalal terus terjaga sebagai identitas khas Nahdlatul Wathan. Selain mempererat persaudaraan, momen ini juga menjadi sarana memperkuat iman dan taqwa, serta memperbaharui tekad untuk terus melanjutkan perjuangan dalam membangun umat dan peradaban yang lebih baik.
