NW ONLINE – Lombok Timur – Kepedulian terhadap pemulihan fasilitas pendidikan di MA Mu’allimin NW Anjani, Lombok Timur, kembali mendapat perhatian. Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ummi Hj. Lale Yaqutunnafis, S.Sos., M.M., menyalurkan bantuan rehabilitasi senilai Rp200 juta sekaligus logistik untuk para santri yang terdampak kebakaran.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya membantu madrasah memulihkan sarana belajar setelah kebakaran melanda kompleks pendidikan MA Mu’allimin NW Anjani pada Minggu malam, 23 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan dan terbakar. Tiga ruang asrama santri serta satu laboratorium komputer menjadi bagian dari fasilitas yang terdampak. Kebakaran juga membuat sejumlah barang milik santri tidak dapat diselamatkan.

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada bangunan, tetapi juga membuat para santri kehilangan berbagai kebutuhan pribadi dan perlengkapan pendidikan, seperti pakaian, seragam, buku tulis, serta perlengkapan lainnya.

Melihat kondisi tersebut, Ummi Lale tidak hanya memberikan dukungan untuk rehabilitasi bangunan. Bantuan juga diberikan dalam bentuk perlengkapan sekolah dan peralatan mengaji yang ditujukan bagi para santri terdampak.

“Selain memberikan bantuan berbentuk ruang kelas, kami juga memberikan bantuan berupa peralatan sekolah dan mengaji untuk para santri di asrama,” ujar Ummi Lale.

Menurutnya, pemulihan fasilitas pendidikan perlu menjadi perhatian bersama agar aktivitas belajar para santri dapat kembali berlangsung dengan baik. Ia juga menyatakan komitmennya untuk ikut mengawal proses pemulihan sarana belajar di madrasah tersebut.

“Kami hadir untuk memastikan proses pemulihan sarana belajar ini berjalan cepat agar para santri bisa kembali belajar dengan tenang,” katanya.

Kebakaran yang terjadi sebelumnya diduga dipicu korsleting aliran listrik di salah satu ruangan. Api kemudian dengan cepat merambat ke bagian bangunan lainnya. Meski menyebabkan kerusakan cukup besar, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Alhamdulillah tidak ada satu korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut,” ujar Ummi Lale.

Bantuan yang disalurkan tersebut mendapat apresiasi dari keluarga besar MA Mu’allimin NW Anjani. Pihak madrasah menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Ummi Lale Yaqutunnafis terhadap kondisi lembaga dan para santri pascakebakaran.

Menurut pihak madrasah, bantuan tersebut menjadi dukungan berarti dalam proses peningkatan dan pemulihan sarana serta prasarana pendidikan. Dukungan itu diharapkan dapat membantu menciptakan kembali lingkungan belajar yang nyaman bagi peserta didik.

“Keluarga Besar MA Mu’allimin NW Anjani menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya serta apresiasi setinggi-tingginya kepada Ummi Hj. Lale Yaqutunnafis, S.Sos., M.M., Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, atas perhatian, kepedulian, dan bantuan yang telah diberikan,” demikian disampaikan pihak madrasah.

Pihak MA Mu’allimin NW Anjani juga mendoakan agar kepedulian tersebut mendapat balasan terbaik dari Allah SWT, berupa kesehatan, keberkahan, pahala yang berlipat ganda, serta kesuksesan dalam setiap langkah pengabdian.

Bantuan rehabilitasi dan perlengkapan bagi santri ini diharapkan menjadi bagian dari proses bangkitnya kembali MA Mu’allimin NW Anjani setelah musibah kebakaran. Dukungan berbagai pihak dinilai penting agar kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan secara optimal dan para santri dapat melanjutkan proses menuntut ilmu dengan tenang.