NW ONLINE – Lombok Timur, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan (IPNW) Kecamatan Sikur sukses menggelar Masa Kaderisasi Anggota I (MAKA 1) sebagai gerbang awal pembinaan kader pelajar. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 7–8 Februari 2026, tersebut dipusatkan di Yayasan Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan (NW) Gerami, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur.
Sebanyak kurang lebih 70 peserta dari tujuh pondok pesantren se-Kecamatan Sikur turut ambil bagian dalam kegiatan ini. MAKA 1 tidak hanya menjadi ajang pertemuan pelajar lintas lembaga, tetapi juga ruang strategis untuk membangun karakter kader IPNW yang berlandaskan nilai keikhlasan, konsistensi, serta semangat progresif dalam berorganisasi.
Ketua PC IPNW Sikur, Rizal Hadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan secara matang selama sekitar satu bulan. Menurutnya, kaderisasi merupakan ruh organisasi yang harus terus dijaga keberlangsungannya.
“MAKA 1 ini kami rancang sebagai proses awal pembentukan karakter kader. Bukan sekadar formalitas keanggotaan, tetapi sebagai ruang pendidikan nilai, mental, dan tanggung jawab berorganisasi,” ujar Rizal Hadi.
Sebelum kegiatan berlangsung, panitia bersama Pimpinan Daerah IPNW Lombok Timur terlebih dahulu melakukan sosialisasi ke berbagai yayasan pendidikan di wilayah Sikur. Langkah ini bertujuan memberikan pemahaman kepada calon peserta mengenai peran IPNW sebagai organisasi pelajar dan pentingnya proses kaderisasi.
Adapun lembaga yang disosialisasikan meliputi YPP Darul Muhsinin NW Kebon Dalem, YPP Ziyadatussyakirin NW Sikur, YPP Sunan Giri NW Montong Baan, YPP Darul Munafiqin NW Sikur, YPP Sabilirrasyad NW Semaya, YPP Darunnasihin NW Gerami, YPP Asma NW Dasan Reban, serta YPP Al-Amin NW Kembang Kuning. Dari delapan yayasan tersebut, tujuh di antaranya aktif mengirimkan delegasi peserta.
Pelaksanaan MAKA 1 dipimpin oleh Kurratul ‘Aini selaku ketua panitia. Peserta dibagi ke dalam tiga kelompok kaderisasi dan mulai berdatangan sejak Sabtu siang sekitar pukul 14.00 WITA sebelum pembukaan resmi digelar pada sore hari.
Selama dua hari, peserta mendapatkan tiga materi utama. Materi Ke-IPNW-an disampaikan oleh Kanda Al Ansori Mujahid, QH, yang mengupas sejarah dan arah gerak organisasi. Materi Ke-NW-an dan Ke-Aswaja-an dibawakan oleh Ustaz Sahran, QH., S.Pd.I, dengan penekanan pada penguatan identitas Nahdlatul Wathan dan pemahaman Ahlussunnah wal Jama’ah. Sementara materi Manajemen Organisasi dan Kepemimpinan (MOK) disampaikan oleh Masrur, S.Pd, guna membekali peserta dengan keterampilan memimpin dan bekerja dalam tim.
Tidak hanya diisi materi, MAKA 1 juga dikemas dengan kegiatan pendukung yang menarik. Malam harinya digelar pentas seni sebagai ruang ekspresi kreativitas pelajar. Suasana semakin hangat ketika peserta mengikuti post-test sebagai evaluasi pemahaman.
Puncak emosional terjadi pada malam renungan bersama di sekitar api unggun. Dalam kesempatan itu, Rizal Hadi membacakan puisi dan refleksi yang menggugah kesadaran peserta tentang makna perjuangan dan tanggung jawab sebagai kader.
Suasana haru menyelimuti lokasi kegiatan. Beberapa peserta tampak meneteskan air mata, saling berpelukan, merasakan kelelahan yang berubah menjadi kebanggaan atas proses yang telah mereka lalui.
Kegiatan resmi ditutup pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WITA. Panitia memberikan penghargaan kepada peserta teraktif dan terheboh sebagai bentuk apresiasi. Banyak peserta mengaku kegiatan ini penuh makna dan berharap MAKA kembali digelar di masa mendatang.
Keberhasilan MAKA 1 ini menegaskan komitmen IPNW Sikur dalam mencetak kader pelajar yang berkarakter, religius, dan berjiwa kepemimpinan. Dengan mengusung tema “Membentuk Kader Berjiwa Ikhlas, Istiqomah, dan Progresif dalam Perjuangan,” IPNW Sikur terus menyiapkan generasi muda sebagai pelanjut estafet perjuangan Nahdlatul Wathan.
Penulis: Muhamad Yoga Pratama
(Kontributor IPNW Kecamatan Sikur)
