NW ONLINE – Kutai Timur – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi (HADI) ke-73 Nahdlatul Wathan, Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan (PDNW) Kutai Timur bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Wathan (PCNW) Rantau Pulung dan Muslimat Nahdlatul Wathan Kutai Timur menggelar kegiatan sosial berupa pembagian takjil gratis kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Rantau Pulung ini dilaksanakan selama sepekan, mulai tanggal 1 hingga 7 Maret 2026, bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan. Aksi berbagi takjil ini menyasar para pengguna jalan dan masyarakat sekitar yang tengah menjalankan ibadah puasa.
Program berbagi takjil tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional “73.000 Takjil Gratis” yang diinstruksikan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Wathan dalam rangka memperingati Hari Jadi (HADI) ke-73 organisasi tersebut. Gerakan ini dilaksanakan secara serentak oleh warga Nahdlatul Wathan di berbagai daerah di seluruh Indonesia sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus syiar Islam di tengah masyarakat.
Pengurus Nahdlatul Wathan di Kutai Timur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian organisasi kepada umat, khususnya dalam menumbuhkan semangat berbagi dan mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan Ramadan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meneladani nilai-nilai perjuangan dan pengabdian yang diwariskan oleh pendiri Nahdlatul Wathan Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, yang senantiasa menekankan pentingnya pendidikan, dakwah, serta kepedulian sosial bagi masyarakat.
Masyarakat yang melintas tampak antusias menerima takjil yang dibagikan oleh para pengurus dan kader Nahdlatul Wathan. Kehadiran kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari warga setempat karena dinilai membawa manfaat dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan berbagi takjil gratis ini, Nahdlatul Wathan diharapkan terus hadir sebagai organisasi keagamaan yang aktif dalam kegiatan sosial, dakwah, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari semarak peringatan Hari Jadi ke-73 Nahdlatul Wathan dengan tema “Meneguhkan Cinta Hamzanwadi, Menjaga Martabat Negeri.”
