55. Nahdlatul Wathan berjalan terus
Siang dan malam tidak terputus
Meskipun dahsyat gelombang arus
Dalam lindungan Ilahi Al-Quddus
سبحان الله والحمد لله ولااله الاالله والله اكبرالله اكبرولله الحمد
56. Banyaklah orang tersesat jalan
Mengaku diri Nahdlatul Wathan
Padahal dia di luar barisan
Tidak menurut garis pimpinan
57. Memang begini caranya syetan
Mendekte insane membuang iman
Takperdulikan ajaran Tuhan
Asal mendapat kursi dan umpan
58. Bahwa PB adalah satu
Bukannya dua bukannya telu
Atas pimpinan PB yang satu
Dewan mustasyar pemberi restu
سبحان الله والحمد لله ولااله الاالله والله اكبرالله اكبرولله الحمد
59. Di akhir zaman banyak berbohong
Setiap detik beromong kosong
Tutur katanya kosong melompong
Karena inginnya jadi “pemborong”
60. Terkadang ingin merebut dunia
Jadi kepala jadi pemuka
Jadi kemudi jadi utama
Hingga menendang prinsip agama
61. Memang banyaklah simodel begitu
Selalu ada setiap waktu
Di saat mengejar fulus dan bangku
Karena imannya memang di situ
62. Ucapan Raksasa di zaman dahulu
“Mambun Wong Anak Manusia Bejulu”
Raksasa moderen teriak selalu
“Mambun uang dan kursi perlu”
