NW ONLINE – Lombok Tengah, NTB – Warga Dusun Pesantek Daya kembali menggelar rutinitas mingguan pembacaan Al-Barzanji pada malam Rabu, 16 Februari 2026. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung di Mushola Dusun Pesantek, Desa Setiling, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah.
Pembacaan Al-Barzanji ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap pekan, tepatnya setiap malam Rabu. Kegiatan tersebut diikuti oleh anak-anak dan warga setempat yang menunjukkan antusiasme tinggi meskipun wilayah dusun tergolong cukup terpencil.
Kedekatan jarak antara rumah warga dan mushola menjadi salah satu faktor yang memudahkan masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan keagamaan tersebut. Rutinitas ini pun telah menjadi bagian dari kehidupan religius warga Dusun Pesantek Daya.
Salah seorang warga yang turut hadir menyampaikan bahwa pembacaan Al-Barzanji merupakan bentuk penghormatan dan balas budi kepada pendiri Nahdlatul Wathan, al-magfurullah Maulana Syaikh Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid Al-Ampani. Menurutnya, tradisi ini menjadi sarana untuk meneladani perjuangan dan ajaran yang telah diwariskan.
Tokoh masyarakat sekaligus Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Wathan Lombok Tengah, Pak Samaan, turut menyampaikan harapannya atas keberlangsungan kegiatan tersebut. “Semoga dengan rutin membaca Al-Barzanji setiap minggu ini, kita dapat terus membantu melanjutkan perjuangan Nahdlatul Wathan,” ujarnya.
Melalui kegiatan rutin ini, warga berharap nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap tradisi keislaman dapat terus terjaga di tengah kehidupan masyarakat Dusun Pesantek Daya.
