NW ONLINE, Lombok Timur – Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) memastikan pelaksanaan Ad-Dzikrol Hauliyah ke-61 Ma’had Darul Quran wal Hadits (MDQH) NW Anjani tahun 2026 akan berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kepastian jadwal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PBNW, Maulana Syekh Dr. Tuan Guru K.H. Lalu Muhammad Zainuddin Atsani, Lc., M.P.d.I, dalam Majelis Dakwah Hamzanwadi II yang dihadiri jajaran pengurus dan warga besar Nahdlatul Wathan.
Adz-Dzikrol Hauliyyah MDQH NW Anjani merupakan acara perayaan hari ulang tahun (haul) tahunan sekaligus penamatan santri dan santriwati (thullab dan tholibat) dari Ma’had Darul Qur’an wal Hadits (MDQH) Al-Majidiyyah Asy-Syafi’iyyah Nahdlatul Wathan Anjani, Lombok Timur. Acara ini digelar setiap tahun sebagai tradisi yang diwariskan oleh pendiri Nahdlatul Wathan, almagfurlah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, dan biasanya dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani.

Pada penyelenggaraan-penyelenggaraan sebelumnya, acara ini rutin diikuti puluhan ribu jamaah, mulai dari thullab dan tholibat baru, para mutakharrijin dan mutakharrijat (alumni) dari berbagai angkatan, wali santri, hingga masyarakat umum, dan kerap menghadirkan tamatan baru dalam jumlah ribuan santri setiap tahunnya.
Dalam sambutannya, Tuan Guru Zainuddin Atsani menjelaskan bahwa rangkaian peringatan Zikrol tersebut tidak hanya berlangsung satu hari. Ia menyebutkan bahwa sehari sebelum puncak acara, yakni pada Rabu, 26 Agustus 2026, akan lebih dahulu dilaksanakan tradisi ngurisang atau pencukuran rambut, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Zikrol.
“Insyaallah kita akan Zikrol Hauliyah tanggal 27 Agustus hari Kamis, dan tanggal 26 kita ngurisang,” ujar Ketum PBNW dalam sambutannya.
Selain memastikan jadwal, Tuan Guru Zainuddin Atsani juga menyampaikan bahwa pada rangkaian tersebut, majelis pengajian bersama guru besar Nahdlatul Wathan, Syekh Dr. Mustafa bin Abi Zayan Attilimsani, kemungkinan akan dilanjutkan di Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) NW Lombok Timur, mengingat Syekh Mustafa juga berstatus sebagai dosen di kampus tersebut.

Menyambut Hultah Madrasah NWDI ke-91
Usai rangkaian Ad-Dzikrol Hauliyah, warga Nahdlatul Wathan biasanya kembali disibukkan dengan agenda besar organisasi lainnya, yakni Hari Ulang Tahun (Hultah) Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) yang pada tahun 2026 ini akan memasuki usia ke-91. Meski demikian, hingga saat ini PBNW belum menetapkan tanggal pasti pelaksanaan Hultah Madrasah NWDI ke-91 tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ketum PBNW turut menyampaikan penghormatan kepada Rais Aam PBNW sekaligus penerima kuasa dari pendiri organisasi, Ummuna Almujahidah Ashalihah Hajah Siti Raihanun Zainuddin Abdul Majid, serta mendoakan kesehatan dan panjang umur bagi beliau. Penghormatan serupa juga disampaikan kepada Syekh Dr. Mustafa bin Abi Zayan Attilimsani, para pengurus PBNW dari tingkat pusat hingga ranting, Dewan Mustasyar, pimpinan badan otonom, hingga rekan-rekan dari Persatuan Alumni Salafiyah dan Timur Tengah Nahdlatul Wathan (PAS TNW) yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Di akhir sambutannya, Ketum PBNW mengajak seluruh warga Nahdlatul Wathan untuk terus menjalankan amanah dan wasiat pendiri organisasi, almagfurlah Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid, serta menjaga akhlak dan adab sebagai warga NW. Ia berharap kehadiran seluruh jamaah dalam rangkaian Zikrol Hauliyah dicatat sebagai amal ibadah di sisi Allah subhanahu wa ta’ala.
Dengan kepastian jadwal ini, warga Nahdlatul Wathan di berbagai daerah kini dapat mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti rangkaian Ad-Dzikrol Hauliyah ke-61 MDQH NW Anjani, yang dimulai dengan tradisi ngurisang pada 26 Agustus dan mencapai puncaknya pada 27 Agustus 2026, sebelum kemudian disusul agenda besar Hultah Madrasah NWDI ke-91 yang jadwalnya masih akan diumumkan kemudian. (nanta).
