NW ONLINE – Menanga Baris, 13 Februari 2026 – Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum NW Menanga Baris, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menggelar workshop bertajuk “Kurikulum Masa Kini dan Metode Pembelajaran: Penguasaan Kelas dan Motivasi bagi Generasi Nahdlatul Wathan” dalam rangka menyambut Ramadan. Kegiatan ini mengusung tema utama Sekolah Kemandirian dan Keteladanan.
Workshop yang berlangsung di Auditorium Ponpes Bahrul Ulum NW Menanga Baris diawali dengan pembacaan Hizib Nahdlatul Wathan bersama para santri, dilanjutkan pengajian singkat serta sesi workshop khusus bagi para guru.
Materi disampaikan oleh dr. Muhammad Tohri, S.S., M.Pd., yang menekankan sejumlah poin penting dalam profesi keguruan. Ia menyampaikan bahwa menjadi guru bukan sekadar profesi, melainkan pekerjaan mulia. Selain itu, ia mengingatkan bahwa rezeki tidak semata-mata berasal dari aktivitas mengajar, melainkan melalui perantara orang yang diajar. Ia juga menegaskan bahwa sumber kehidupan tidak hanya bergantung pada pekerjaan yang dilakukan serta pentingnya setiap guru belajar dari pengalaman untuk terus berkembang.
Bagian akhir kegiatan diisi dengan sesi tanya jawab, di mana para guru menyampaikan pandangan dan tantangan yang mereka hadapi dalam proses pembelajaran di kelas.
Kegiatan ini bertujuan memotivasi para guru agar tetap mengajar dengan ikhlas, tidak semata-mata demi upah, tetapi juga sebagai bentuk ibadah dan amal jariah. Hal tersebut dinilai relevan di tengah munculnya isu di media sosial terkait perbandingan gaji pegawai MBG dengan guru.
Workshop berlangsung lancar dan tertib, dengan partisipasi aktif para santri dan guru pesantren. Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru semakin memahami peran strategisnya sebagai pendidik sekaligus teladan dalam membentuk generasi Nahdlatul Wathan yang mandiri dan berkualitas.
