NW ONLINE – Anjani, 17 Februari 2026 – Lembaga Pendidikan Tahfizhul Qur’an (LPTQ) Syaikh Zainuddin NW Anjani resmi menggelar pembukaan kegiatan Ramadan Menghafal ke-11. Acara berlangsung di Majlis Dakwah Hamzanwadi 2, Anjani, dan dihadiri oleh ratusan peserta serta tokoh pendidikan agama.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Hizib Nahdlatul Wathan secara berjamaah. Acara ini diikuti oleh sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari kalangan santri, tullab, tolibat, serta beberapa perwakilan dari luar yayasan pondok pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani, baik yang sudah khatam maupun yang sedang melanjutkan hafalannya. Program menghafal ini akan berlangsung selama 25 hari sepanjang bulan Ramadhan.
Hadir dalam acara tersebut antara lain pembina dan ketua LPTQ Dr. Hasan Zaini, TGH. Zaini Abdul Hanan Lc., dan Dr. TGH. Lalu Muhyi Abidin M.A. Dalam arahannya, Dr. Hasan Zaini menjelaskan bahwa program ini digagas untuk menguji dan menerapkan metode menghafal yang efektif. Panitia menyarankan penggunaan satu jenis mushaf, yaitu Mushaf Syafaati dan Hifzoti sebagai alat bantu menuju juz-juz berikutnya.
Dr. Hasan Zaini juga memberikan motivasi dan panduan teknis kepada peserta. Ia menekankan pentingnya memfokuskan pikiran, meluruskan niat dengan ikhlas, dan memotivasi diri dengan keyakinan “saya bisa, saya mampu”. Selain itu, ia menginformasikan pembagian lima waktu khusus untuk menghafal, yaitu: setelah tarawih hingga pukul 12.00 malam, setelah subuh hingga pukul 07.30, pukul 08.30 hingga zuhur, pukul 14.00 hingga asar, dan setelah asar hingga magrib, dengan setoran hafalan dilakukan setiap subuh. Peserta juga dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk memudahkan pembinaan.
Sementara itu, TGH. Zaini Abdul Hanan Lc. dalam irsyadat dan tausiyahnya menyampaikan bahwa membuka jalan kebaikan seperti kegiatan ini merupakan sunnah yang baik. Ia menegaskan bahwa orang yang menghafal Al-Qur’an adalah Ahlul Qur’an, Ahlullah, dan kekasih Allah. Bulan Ramadhan, menurutnya, harus diisi dengan memperbanyak bacaan Al-Qur’an, tahmid, dan ibadah lainnya. Ia juga mengingatkan pentingnya berteman dengan orang yang rajin dan tetap istiqamah dalam menghafal dengan niat yang ikhlas.
Dr. TGH. Lalu Muhyi Abidin M.A. juga memberikan arahan dengan menekankan kemuliaan menghafal Al-Qur’an. Ia menyatakan bahwa semulia-mulianya umat Nabi Muhammad adalah orang yang menghafal Al-Qur’an, dan Al-Qur’an tidak dapat diduakan. Ia mengajak seluruh peserta untuk bersungguh-sungguh dan serius dalam kegiatan menghafal ini.
acara ini bertujuan memfasilitasi hafalan Al-Qur’an dengan metode teruji menggunakan Mushaf Syafaati serta jadwal yang terstruktur. Para tokoh yang hadir memberikan motivasi tentang kemuliaan menghafal Al-Qur’an, pentingnya niat ikhlas, fokus, dan istiqamah, serta mengajak peserta memanfaatkan bulan Ramadhan sebaik mungkin dalam ibadah dan menuntut ilmu.
